Reuni Musik yang Dinanti: Payung Teduh × Pusakata dalam Parade Hujan

Ketika kerinduan dan musik bertemu, lahirlah satu proyek yang dirayakan bukan hanya oleh musisi,
tetapi juga oleh generasi penikmat lagu. Kolaborasi antara Payung Teduh dan
Pusakata (Is)—yang kemudian menjadi proyek baru bernama Parade Hujan—menjadi
salah satu momen paling penting dalam lanskap musik Indonesia beberapa tahun terakhir.

Dari Pisah Hingga Agenda Reuni

Is Pusakata resmi meninggalkan Payung Teduh pada Januari 2018 untuk melanjutkan karier solonya. Selama beberapa tahun,
kedua pihak berjalan masing-masing: Payung Teduh dengan formasi baru, dan Is dengan identitas solonya sebagai Pusakata.

Reuni mulai tercium ketika Synchronize Festival 2022 menawarkan mereka tampil bersama di satu panggung.
Permintaan penggemar dan momentum festival tersebut menjadi pemicu yang mempertemukan kembali formasi lama Payung Teduh
dan Is Pusakata.

Lahirnya Parade Hujan & Single Perdana “Datang”

Setelah beberapa kali reuni panggung, mereka tidak berhenti di nostalgia. Payung Teduh dan Pusakata kemudian memutuskan
membentuk proyek baru bernama Parade Hujan. Nama ini melambangkan dua hal:
“parade” sebagai perayaan, dan “hujan” sebagai berkah—menjadi simbol perayaan yang membawa kesejukan.

Pada Juli 2023, Parade Hujan merilis single pertama berjudul “Datang”. Lagu ini ditulis Is setelah
pertemuan kembali dengan Comi, Cito, dan Ivan setelah hampir lima tahun berpisah. “Datang” dibawakan untuk pertama kalinya
di panggung Synchronize Fest 2023, menghadirkan nuansa pop yang lebih elektrik namun tetap membawa
kehangatan khas Payung Teduh.

Bukan Sekadar Nostalgia

Reuni ini tidak hanya tentang menyanyikan lagu-lagu lama. Ada nilai yang jauh lebih besar:

  • Persahabatan & kerinduan: proyek ini mempertemukan kembali musisi-musisi yang pernah berjalan bersama.
  • Evolusi musik: Parade Hujan membawa warna baru dengan eksplorasi instrumen dan aransemen modern.
  • Masa depan baru: mereka menyatakan akan terus merilis karya baru, bukan sekadar nostalgia.
Dampak untuk Industri Musik Indonesia

Proyek reuni seperti ini memberi dampak besar pada industri:

  • Bagi penggemar: menghadirkan momen emosional yang dirindukan banyak orang.
  • Bagi industri: menghidupkan kembali katalog lama sekaligus memperkenalkan identitas baru.
  • Bagi musisi: bukti bahwa perjalanan kreatif bisa berputar, tumbuh, dan bersatu kembali.
Kesimpulan

Parade Hujan adalah bukti bahwa musik punya kekuatan untuk menyatukan kembali dua dunia:
masa lalu dan masa depan. Reuni antara Payung Teduh dan Pusakata bukan hanya nostalgia,
tetapi juga awal perjalanan baru yang penuh potensi.

Dengan “Datang” sebagai penanda awal, proyek ini menjadi simbol bahwa rujuk bisa berarti
melangkah ke depan, bukan kembali ke belakang. Dan bagi para penikmat musik Indonesia, ini adalah
momen yang akan dikenang dalam perjalanan musik tanah air.